Sean Gelael Start Ke-19 di Balap F2 Baku City
Reporter: Gooto.com
Editor: Wawan Priyanto
Sabtu, 28 April 2018 07:44 WIB
Sean Gelael, Baku City, 27 April 2018. Tim Jagonya Ayam
Iklan
Iklan

GOOTO.COM, Jakarta - Pembalap Indonesia dari Tim Pertamina Prema Theodore Racing Sean Gelael mendapat tantangan berat pada balapan Fomula 2 (F2) di Sirkuit Baku City, Azerbaijan, yang dimulai hari ini, Sabtu, 28 April 2018. Sean Gelael akan memulai start dari posisi ke-19. Sedangkan rekan satu tim Sean, Nyck De Vries (Belanda) bernasib lebih baik dan akan memulai balapan dari posisi ke-9.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pada sesi kualifikasi hari Jumat, 27 April 2018, De Vries membukukan waktu tercepatnya satu menit 55,728 detik. Sementara Sean mencatat waktu tercepat satu menit 57,508 detik.

Posisi start terdepan menjadi milik pebalap DAMS, Alexander Albon. Pada sesi kualifikasi, Albon mengukir waktu tercepat satu menit 54,480 detik. Posisi kedua dan ketiga ditempati pebalap Carlin, Lando Norris dan ART Grand Prix George Russel.

Baca: Sean Gelael Incar Poin Balap F2 di Baku City

Sean lagi-lagi kurang beruntung dalam kualifikasi kali ini. Pada sesi pertama, mobil Sean terhadang oleh Nirei Fukuzumi dan Nicholas Latifi yang menyebabkannya kehilangan banyak waktu di sektor kedua. Lalu di kesempatan kedua, banyaknya insiden di track membuat Sean tak punya peluang memperbaiki waktu.

“Ini memang bukan posisi start yang kami harapkan. Namun demikian, kami akan tetap berjuang. Kita akan lihat sejauh mana kita akan berada pada balapan nanti,” kata Sean dalam siaran tertulis yang diterima Tempo, Sabtu, 28 April 2018.

Sirkuit Baku City punya tantangan yang menarik. Sirkuit ini perpaduan dari Sirkuit Sochi di Rusia dan Sirkuit Makau. Sirkuit rancangan arsitek asal Jerman, Hermann Tilke, ini memiliki panjang enam kilometer dengan 20 tikungan.

Baca: Cerita Sean Gelael Salip 12 Pembalap di F2 Bahrain

Lintasan sirkuit melewati wilayah kota tua yang eksotis dengan bangunan bersejarah seperti alun-alun Azadlig, gedung parlemen, dan menara Maiden. Sementara sisi lainnya menampilkan panorama pesisir pantai Laut Kaspia.

Tantangan sirkuit ini adalah tanjakan curam di dekat balai kota tua dan trek lurus sepanjang 2,2 kilometer yang memungkinkan pebalap untuk menggeber mobil dengan kecepatan sampai 340 kilometer per jam.

Sirkuit Baku bisa dibilang sebagai sirkuit tercepat dengan rata-rata 211 kilometer per jam. Dua sirkuit jalan raya lainnya, yakni Maribay (Singapura) hanya 177,303 kilometer per jam, sedangkan Monako hanya 163,521 kilometer per jam.

Yang membuat balapan di Baku lebih menarik, yakni arah balapan berlawanan dengan arah jarum jam. Lintasan ini memiliki lebar 13 meter, tetapi di antara tikungan tujuh dan delapan, lebar lintasan menyempit menjadi 7,6 meter. Di titik inilah tantangan tersulit bagi pembalap.

Aksi Sean Gelael dapat disaksikan secara live streaming di situs www.sean-gelael.com.

Iklan

 

 

 

BERITA TERKAIT


Rekomendasi