
Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Sales Seiji Itayama meluncurkan All New Suzuki Ertiga Sport di pameran GIIAS Surabaya 2019 di Grand City Convec, Surabaya, 29 Maret 2019. TEMPO/Wawan Priyanto.
GOOTO.COM, Jakarta - DKI Jakarta mulai membuka Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara bertahap dengan menetapkan Juni sebagai masa transisi. Head of 4W Brand Development dan Marketing Research PT Suzuki Indomobil Sales, Harold Donnel menyambut baik kebijakan tersebut. Kata dia, New Normal diharapkan bisa mendongkrak pasar otomotif yang lesu.
"Bergeraknya perekonomian bisa berdampak ke industri otomotif. Meski harus diakui, kalau konsumen tidak akan banyak melakukan interaksi transaksi di masa pemulihan ini," ujar Harold dalam diskusi virtual Forum Wartawan Otomotif (Forwot), Kamis, 4 Juni 2020.
Harold menjelaskan lebih lanjut bahwa di tengah keterbatasan itu, Suzuki Indomobil Sales melihat ada ceruk yang bisa dimaksimalkan. Misalnya peluang dari calon konsumen yang membutuhkan kendaraan pribadi, karena khawatir bersentuhan dengan orang lain di moda transportasi umum.
Menurut dia, ceruk itu memungkinkan bagi Suzuki Indonesia untuk menghadirkan produk baru yang memberikan garansi atas keamanan dan kenyamanan kendaraan pribadi di tengah masalah pandemi corona yang belum beres.
"Suzuki akan mengisi ceruk itu dengan kendaraan yang sesuai dengan bujet konsumen. Tentunya kendaraan yang terjangkau (murah) bagi konsumennya pasca pandemi sekaligus memenuhi ekspektasi konsumen yang mementingkan kesehatan,"ujarnya.
Harold tak merinci lebih jauh tentang rencana menghadirkan produk baru tersebut. Namun yang pasti, kata dia, akan ada model yang dihadirkan untuk mengisi peluang tersebut.
"Sebenarnya, hampir semua produk baru kami itu sudah diluncurkan pada kuartal 1 kemarin. Tapi karena pandemi, Suzuki menggelar Global Meeting. Hasilnya, kami berkomitmen untuk tidak akan mengurangi produk baru untuk pasar Indonesia," kata Harold yang seperti memberikan sinyal bahwa akan ada produk baru Suzuki yang akan diluncurkan sebelum tahun 2020 berakhir.
"Produk baru itu merupakan model yang memang direncanakan, hanya saja mungkin jadwalnya lebih maju atau lebih cepat. Ya, mungkin mobil kompak yang tidak terlalu mahal," kata dia.
Untuk diketahui, sektor dunia usaha, seperti toko ritel, bengkel servis, hingga transportasi umum akan dibuka per 8 Juni 2020 di DKI Jakarta. Pembukaan bertahap itu tentunya diikuti dengan protokol atau syarat-syarat tertentu yang telah ditetapkan.