
Motor listrik konsep dari Honda dalam International Motor Show (IIMS 2025) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, 18 Februari 2025. Tempo/M Taufan Rengganis
GOOTO.COM, Jakarta - Tren motor listrik di Indonesia mengalami pertumbuhan cukup signifikan beberapa tahun terakhir. Upaya dukungan berupa subsidi dari pemerintah menjadi salah satu faktor perkembangan industri motor listrik tanah air.
Merek baru hingga produsen motor ternama mulai menghadirkan motor listrik, termasuk PT Astra Honda Motor (AHM). Mereka telah meluncurkan ICON e: dan CUV e: yang dirilis akhir 2024 kemarin. Sayangnya, tidak sedikit dari masyarakat yang masih ragu dalam memboyong kendaraan EV.
Division Head of Sales PT Wahana Makmur Sejati Olivia Widyasuwita mengaku masih terkendala dalam penjualan motor listrik Honda. Mereka menyadari adanya keraguan dalam diri masyarakat, terlebih pada sektor dan varian yang baru populer.
“Ternyata kami dapatkan yang pertama itu adalah terkait baterai, baterai itu soal kualitas baterai, terkait nanti baterainya itu bisa bertahan berapa lama, kedua terkait dengan after sales servicenya,” ujar dia.
Olivia juga menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan survei mengenai faktor keraguan masyarakat terhadap motor listrik.
“Dan yang ketiga itu terkait dengan keamanan. Masih urusan baterai tapi terkait dengan keamanan,” jelas Olivia.
Merespons hal tersebut, Honda berupaya untuk memberikan edukasi terkait keamanan yang dimiliki oleh baterai motor listrik miliknya. Honda juga telah menyematkan fitur pengamanan ekstra berupa safety log, sehingga baterai akan lebih aman dan terhindar dari pergeseran akibat guncangan. Selain itu, baterai mereka telah teruji keamanannya dengan standar internasional.
“Kita sudah sangat secure, kita sudah punya standar internasional untuk baterai, UNR 136. Jadi kalau UNR 136 itu, sudah lulus uji overcharge, udah lulus uji api, getaran, guncangan, jatuh, kejutan termal, short circuit. Jadi udah komplit.” tambah olivia.
Pilihan Editor: Luhut Usul BBM Subsidi Dihapuskan pada 2027, Sudah Sampaikan ke Prabowo
Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram pilih grup GoOto