
Mobil bernomor kendaraan daerah Jakarta mengalami overheat saat arus balik kendaraan pemudik dari arah Jawa Tengah dan Ciamis tersendat di Lingkar Gentong Tasikmalaya, Jawa Barat, Ahad, 9 Juni 2019. Hari ini lintas selatan Jawa Barat mengalami puncak arus balik dimana ribuan kendaraan pemudik merayap sejak Tasikmalaya sampai Garut. TEMPO/Prima Mulia
GOOTO.COM, Jakarta - Mesin mobil yang cepat panas atau overheat biasanya disebabkan beberapa faktor. Overheat adalah kondisi di mana mesin mobil berada pada temperatur tinggi akibat kehabisan cairan pendingin atau terjadi masalah pada komponen-komponen sistem pendingin.
Jika kondisi tersebut dibiarkan begitu lama, maka bisa menyebabkan kerusakan. Adapun penyebab mesin overheat antara lain, karena kerusakan radiator, penggunaan oli yang tidak sesuai standar, tidak berfungsinya thermostat, kipas pendingan yang tidak berfungsi, dan salah menggunakan bahan bakar.
Tidak hanya itu, mesin mobil yang cepat panas juga bisa disebabkan water pump rusak, karet penutup radiator mobil rusak, penggunaan oli dengan kualitas rendah, kebocoran pada selang radiator, serta kerusakan pada gasket kepala silinder.
Kendati demikian, mesin yang cepat panas ini bisa diatasi dengan beberapa cara. Berikut tips mengatasi mesin mobil cepat panas, dilansir dari laman Auto2000 pada hari ini, Rabu, 2 April 2025:
1. Cek Kondisi Air Radiator
Pastikan air radiator tidak habis atau kotor, karena air radiator yang kotor atau kurang, dapat mengurangi efektivitas pendinginan mesin. Gunakan cairan pendingin yang direkomendasikan oleh pabrikan untuk hasil terbaik.
Jika air radiator habis atau terlihat kotor, segera tambahkan atau ganti dengan yang baru. Air kondisi yang bersih dan cukup, bisa mencegah mesin mobil cepat panas.
2. Gunakan Oli Berkualitas
Oli berkualitas tinggi membantu melumasi komponen mesin dengan lebih efektif, mengurangi gesekan, dan mencegah mesin mobil cepat panas. Pastikan selalu menggunakan oli yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobil, untuk memperpanjang umur mesin, meningkatkan efisiensi bahan bakar, serta mencegah mesin cepat panas.
3. Lakukan Perawatan Rutin
Dengan melakukan perawatan rutin atau berkala, Anda dapat mendeteksi masalah pada mesin mobil sebelum menjadi lebih parah. Pastikan semua komponen mesin, termasuk radiator, kipas pendingin, dan thermostat dalam kondisi baik dan berfungsi normal. Selain itu, periksa juga kondisi air radiator dan oli secara teratur.
Pilihan Editor: Catat Sejarah, Mario Aji Finis 10 Besar di Moto2 Amerika 2025
Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram pilih grup GoOto