
Nissan Evalia di Pantai Sundak, Yogyakarta, Kamis, 24 Mei 2012. Tempo/Erwin Zachri
TEMPO.CO, Jakarta - PT. Nissan Indonesia menyiapkan sebuah sistem integrasi satelit yang memudahkan pengemudi untuk menghindari kemacetan. Untuk mengoperasikanya diperlukan akses internet dalam mobil yang kompatibel dengan program global positioning system (GPS). Begitu sistem aktif, pengemudi akan mendapat informasi titik-titik kemacetan dan petunjuk akses jalan yang tidak macet.
"Memang sistem ini tidak bisa menghilangkan kemacetan seratus persen tetapi setidaknya seorang pengemudi tidak perlu terjebak lama di tengah kemacetan," kata Presiden Direktur Nissan Motor Indonesia, Kintaro Izumida, kepada Tempo akhir pekan lalu. Menurut dia, sistem ini relatif sukses di Cina.
Izumida menjelaskan, ketika sistem tersebut belum diadaptasi di Cina rata-rata kecepatan kendaraan roda empat ketika jam macet adalah 10 kilometer per jam. Setelah adaptasi sistem itu, kendaraan dapat melaju 20 hingga 30 kilometer per jam. Saat ini Nissan, kata dia, pihaknya melakukan pembeicaraan terkait program ini dengan pemerintah. Nissan mengusulkan integrasi sistem ini dengan angkutan umum milik pemerintah.
SYAILENDRA