
Logo perusahaan otomotif Ford terpasang di salah satu dealer di Jakarta, 26 Januari 2016. ANTARA FOTO
TEMPO.CO, Jakarta - Fokus RMA Group, selaku agen pemegang merek (APM) Ford, tahun ini adalah mengembalikan kepercayaan konsumen. Di antaranya dengan menjamin pelayanan Ford di Indonesia.
Sales and Marketing Manager RMA Group Yanto Mardianto meminta konsumen Ford tidak perlu khawatir menggunakan kendaraannya. RMA telah berkerja sama dengan prinsipal Ford untuk memberikan layanan purna jual di Tanah Air.
Baca:Suciono, Orang yang Mendesain Livery Helm Rio HaryantoEurokars All Out Pasarkan Mazda di Indonesia
“Pemilik Ford tetap mendapatkan pelayanan seperti sebelumnya, jangan khawatir,” kata Yanto kepada Bisnis, Rabu, 15 Februari 2017.
Yanto mengatakan Ford menerapkan standar pelayanan secara global. RMA Group selaku APM Ford, akan menjaga standar tersebut.
Hingga saat ini, RMA Group belum memiliki rencana untuk mengimpor produk baru Ford ke Indonesia. Target perusahaan adalah mengembalikan kepercayaan konsumen. Pasalnya, keputusan PT Ford Motor Indonesia menghentikan bisnisnya di Indonesia secara tiba-tiba pada awal 2016 telah melunturkan kepercayaan masyarakat. “Produk baru bergantung prinsipal dan bagaimana kepercayaan masyarakat kembali,” katanya.
Simak: Begini Sistem Kerja Hybrid pada Suzuki Ertiga Diesel Toyota Prius Plug-in Hybrid Terbaru Diluncurkan di Jepang
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), Ford menjual 484 unit sepanjang Januari—November 2016. Sebelumnya, sepanjang 2015 Ford menjual 4.986 unit.