TEMPO/Dasril Roszandi

Harga Ban Melonjak, Pengusaha Truk Bakal Naikkan Tarif

Selasa, 25 April 2017 | 11:33

TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha truk angkutan barang mulai mempertimbangkan untuk menaikkan tarif angkutan. Bambang Widjanarko, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah, mengatakan bahwa naiknya harga ban truk lokal (ban bias) pemilu rencana kenaikan tarif.

Kenaikan harga ban tersebut seiring semakin menghilangnya ban truk jenis radial (dengan kawat baja) impor di pasaran. "Harga ban truk lokal yang sejak awal April mulai merangkak naik secara signifikan mencapai angka 7 persen dirasakan sudah sangat mengganggu kinerja operasional truk," kata Bambang, Selasa, 25 April 2017.

Baca
Tampilan New Honda Vario 150 dan New Vario 125 Kini Lebih Gres
Yamaha Xmax 300cc Buatan Indonesia Mulai Diekspor ke Eropa
Suzuki Ignis Laris Manis di Yogyakarta

Menurut Bambang, kelangkaan ban radial ditambah dengan perhitungan biaya per kilometer ban truk bias yang jauh lebih tinggi daripada ban truk radial. Dengan nilai tebus sekitar Rp 3 juta, ban truk bias, dengan usia pakai sekitar 35.000 kilometer, dianggap terlalu mahal.

Walhasil, pengusaha angkutan truk lebih memilih menggunakan ban truk radial yang nilai tebusnya sekitar Rp 3,3 juta tetapi usia pakainya bisa mencapai di atas 70.000 kilometer. "Ban truk radial jarang panas dan tidak harus berulang kali istirahat untuk pendinginan saat perjalanan jauh," ucap Bambang.

BISNIS.COM




Komentar