TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Motor Rakitan Lokal Semakin Dilirik Pasar Global

Minggu, 14 Mei 2017 | 02:48

TEMPO.CO, Jakarta - Terus melonjaknya kinerja ekspor kendaraan roda dua menunjukkan bahwa produk rakitan dalam negeri diminati konsumen di pasar global. Apalagi, lonjakan dialami oleh sebagian besar merek.

Baca: Pasar Sepeda Motor 2017, Honda: Masih Berat

Direktur Marketing PT Astra Honda Motor Thomas Wijaya mengatakan desain, teknologi, serta kualitas produk sepeda motor Indonesia telah terbukti dipercaya pihak prinsipal dan memiliki kualitas standard global.

Tak heran, Honda menargetkan peningkatan cukup signifikan untuk pasar ekspor. Untuk ekspor completely built up (CBU), Honda menargetkan naik dari 52 ribu unit tahun lalu menjadi 100 ribu unit pada tahun ini. Sedangkan untuk completely knock down (CKD) ditargetkan naik dari 106 ribu unit menjadi 200 ribu unit.

"Strategi yang kami lakukan untuk merealisasikan target itu adalah melakukan perluasan pasar, baik dalam bentuk penambahan negara tujuan ekspor maupun menambah model-model produk yang akan diekspor," katanya menjelaskan kepada Bisnis, Minggu, 14 Mei 2017.

Dari data yang dirilis Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), volume ekspor pada April lalu tercatat 35.152 unit. Angka tersebut naik cukup signifikan, yakni 49,4 persen, dibandingkan capaian pada bulan yang sama tahun lalu sebanyak 23.528 unit. Adapun jika dibandingkan Maret 2017 yang sebanyak 32.367 unit, kinerja pada April naik sebesar 8,6 persen.

"Ekspor meningkat 26 persen sampai dengan April. Tahun lalu, Januari-April di kisaran 97 ribu dan menjadi 123 ribu, ini memang positif."

Senada, National Group Sales Manager PT TVS Motor Company Indonesia Hari Budianto menilai pasar ekspor akan terus meningkat dari tahun ke tahun karena produk rakitan Indonesia yang telah sesuai dengan keinginan pasar.

TVS menargetkan tahun ini capaian ekspor bisa dua kali lipat dibandingkan capaian pada tahun lalu sebanyak 21.712 unit. Adapun negara tujuan ekspor antara lain kawasan Eropa, Iran, Afrika Barat, negara-negara ASEAN, dan Amerika Latin.

Baca: Penjualan Motor Honda Mencapai 206 Unit Selama IIMS 2017

"Negara-negara itu potensial. Produk kami juga sudah kompetitif di luar negeri jadi kemungkinan untuk meningkat secara volume masih sangat besar," ujar Hari.

BISNIS.COM


Komentar