REUTERS/Arnd Wiegmann

Sekitar 9.300 Karyawan Volkswagen Ikut Program Pensiun Dini

Kamis, 08 Juni 2017 | 06:19

TEMPO.CO, Jakarta - Sekitar 9.300 karyawan Volkswagen menyetujui tawaran program pensiun dini guna menekan biaya produsen mobil asal Jerman itu. "Sesuai target kami hampir 9.300 karyawan bersedia menandatangani pensiun dini. Perusahaan memberikan batas waktu hingga 31 Juli bagi karyawan yang ingin mengajukan pensiun dini," ucap Karlheinz Blessing, staf SDM VW, Selasa 6 Juni 2017 seperti dikutip dari Auto News.

Baca:  Gugatan Pemodal VW asal AS Disetujui

Tawaran pensiun dini terutama ditujukan kepada karyawan yang lahir pada 1955 hingga 1960. Program pensiun dini ini merupakan bagian dari rencana transformasi bisnis 2025 dalam rangka efisiensi dengan  mengurangi jumlah tenaga kerja dan meningkatkan produktivitas sebesar 25 persen hingga tahun 2025. Namun manajemen menegaskan bahwa program pensiun bersifat suka rela dan tidak ada unsur paksaan.

Seperti dilansir dari laman motortrend.com, program transformasi bisnis 2025 juga bertujuan untuk merestrukturisasi dan merek VW dengan target menjadi pemain utama di industri otomotif dunia. Program transformasi bisnis juga untuk mewujudukan ambisi  VW  untuk menjadi pemain utama di industri kendaraan listrik pada 2025 mendatang.

Sebelumnya Dagmara Prystacka juru bicara VW menyebutkan, VW akan memproduksi mobil listrik di pabrik mereka di Polandia. Disain kendaraan akan dirampungkan di pabrik Hanover. "Setelah proses disain rampung, produksi akan dilakukan di pabrik Wrzesnia di Polandia," ucapnya kepada kantor berita PAP Polandia seperti dilansir dari Yahoo Finance yang mengutip AFP, Jumat 28 April 2017.

Baca: Cerita Baru Kerjasama Volkswagen dan Fiat

Penjualan secara resmi mobil listrik VW ini mulai dilakukan pada akhir 2017.  Namun Prystacka tidak mau memberikan penjelasan secara rinci ihwal rencana produksi mobil listrik ini.

SETIAWAN ADIWIJAYA




Komentar