REUTERS/Arnd Wiegmann

Penjualan Mobil di Eropa Naik 7,7 Persen, Merek Jepang Dominasi

Senin, 19 Juni 2017 | 01:39

TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan mobil baru di Uni Eropa naik 7,7 persen pada bulan Mei 2017 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hampir semua produsen otomotif mencatat kenaikan penjualan. Pada bulan April penjualan  mobil baru turun dibandingkan periode sama tahun lalu.

Baca:
Honda Klaim Penjualan Mobil Bulan Mei Meningkat 14 Persen
Krisis Rudal, Penjualan Hyundai di CinaTersalip Mobil Jepang

Asosiasi Industri Otomotif Eropa (ACEA) mencatat, penjualan mobil baru di pasar Uni Eropa dan EFTA (European Free Trade Association) meningkat menjadi 1,43 juta unit pada bulan lalu. "Hasil ini hampir mendekati saat sebelum krisis ekonomi melanda industri otomotif pada Mei 2007," sebut ACEA sepeti dilansir dari Automotive News, Jumat 16 Juni 2017. Sementara sepanjang lima bulan pertama, penjualan mobil naik 5,1 persen menjadi 6,92 juta unit.

Pertumbuhan tertinggi dipegang pabrikan mobil Jepang, Suzuki dan Toyota Motor masing-masing sebesar 21 dan 20 persen. Setelah itu pabrikan mobil Jerman Daimler yang bertumbuh 14 persen.

Sementara penjualan pabrikan mobil Italia, Fiat Chrysler Automobiles naik 14 persen. Kontribusi terbesar ditopang dari Alfa Romeo yang melonjak 49 persen sehingga mampu menyeimbangi penurunan yang terjadi pada segmen SUV Jeep sebesar 7,3 persen.

ACEA mencatat, Renault mencatat kenaikan sebesar 11 persen, lebih tinggi dari PSA Group (induk usaha Renault) yang sebesar 4,8 persen. Sementara pabrikan mobil terbesar di Eropa, Volkswagen naik 8,4 persen baik untuk group maupun merek inti. Pertumbuhan itu berhasil diraih setelah VW Group bisa menyelesaikan kasus manipulasi mesin diesel. Secara year on year, pangsa pasar VW Group stabil pada angka 24,3 persen.

Sementara penjualan Ford Motor bertumbuh tipis 4 persen. Pabrikan yang mencatat penurunan penjualan yakni Jaguar Land Rover turun sebesar 9,3 persen. Dua pabrikan Jepang, Honda dan Mazda turun masing-masing 14,5 dan 2,3 persen. Begitu pula dengan Opel Group turun 1,7 persen.

ACEA juga mencatat, lima pasar utama mencatat kenaikan penjualan kecuali Inggris. Kenaikan tertinggi diraih Jerman sebesar 12,9 persen, dan Spanyol yang naik 11,2 persen. Sedangkan penjualan di Inggris turun 8,5 persen.

SETIAWAN ADIWIJAYA


Komentar