Logo bintang warna putih yang terpampang di tangki, lampu model bulat dan pelek jari-jari memperkuat kesan klasik Harley Davidson Softail Slim S. www.harley-davidson.com

Harley Davidson Turunkan Proyeksi Penjualan Tahun Ini

Rabu, 19 Juli 2017 | 03:53

TEMPO.CO, Jakarta -Harley Davidson, produsen motor gede (moge) asal Amerika Serikat menurunkan proyeksi penjualan untuk tahun ini. Pabrikan motor yang berbasis di Milwaukee tahun ini hanya menargetkan penjualan berkisar 241.000 - 246.000, lebih rendah dari realisasi tahun lalu yang mencapai 262.221 unit.

Baca: Harley Davidson Berminat Beli Ducati dari VW Group

Pengumuman ini membuat saham Harley Davidson anjlok 8 persen di bursa saham New York.

Seperti dilansir dari BBC News, Rabu 19 Juli 2017, bisnis Harley Davidson dalam beberapa tahun terakhir mengalami kelesuan. Penjualan terus tergerus dalam beberapa tahun terakhir. Dalam satu dekade yang lalu, penjualan mencapai hampir 350 ribu per tahun.

Penurunan bisnis Harley karena ketatnya persaingan di industri moge khususnya moge berharga di bawah standar Harley seperti yang diproduksi Polaris dari India dan Honda Jepang.

Penurunan penjualan Harley Davidson tak lepas dari pengaruh pola pembeli pelanggan moge yang didominasi orang tua. Selama ini Harley Davidsion identik sebagai motornya orang tua. Sementara perusahaan belum bisa menarik pelanggan generasi milenia yang merupakan pasar potensial.

Permintaan dari pelanggan eksekutif tua pun semakin berkurang karena seiring pertambahan usia mereka mengurangi pembelian moge.

Harley Davidson terus berupaya merubah citra sebagai merek moge untuk kalangan tua yang harganya mahal. Perusahaan ini telah memperkenalkan beberapa model baru dengan harga yang relatif lebih murah untuk menyasar pembeli muda.

Penjualan moge di Amerika Serikat tengah mengalami kelesuan, sejumlah produsen mencatat penurunan penjualan. Data yang dirilis Minggu lalu menunjukkan penjualan moge turun sekitar 7 persen sepanjang tahun ini.

Baca: Harley Davidson Recall 45.589 Motor Touring

Sementara Harley Davidson pada triwulan kedua mencatat penurunan laba bersih sebesar 8 persen dibandingkan periode sama tahun lalu menjadi USD 258,9 juta.

SETIAWAN ADIWIJAYA


Komentar